Antara Digital dan Integritas (Bagian 1 dari 2)

Posted by: Forum Human Capital Indonesia | 14/11/2018 | Category: Knowledge | 3690 Views | Ratings: 2781

Bicara ‘digital’ di forum-forum bisnis, teknologi, dan dan human capital rasanya sudah agak melantur kemana-mana, intinya sedikit sekali yang memahami esensi tentatif digital, kebanyakan melandaskan pemahaman definitif satu sudut pandang lalu menjadikannya sebagai sebuah pondasi pengambilan keputusan.

Tidak ada keputusan yang salah walaupun didasarkan pada informasi yang tidak lengkap, tinggal persoalan apakah konsep digital yang dipahami itu telah disesuaikan dengan konteks-nya, dan yang terlebih penting tercerminkan dalam konten keputusannya. Dan keselarasan konsep-konteks-konten itu jadi penentu arah serta kelangsungan hidup perusahaan di masa depan.

Lalu apa sih digital itu? Coba saja googling, maka anda akan menemukan ratusan definisi, kebanyakan bicara tentang teknologi, komputerisasi, otomasi, gadgetisasi, aplikasi, process-offshoring, hingga global supply-chain strategy. Kesemuanya berujung pada hype: Industry 4.0 yang berbicara kolaborasi lintas bangsa tanpa batas nyata, tak ada lagi sekat-sekat persaingan usaha; contohnya travel besar AntaVaya dan taksi sekelas BlueBird saja mau bekerjasama dengan fintech tokopedia, gojek, dan traveloka.

Dari referensi digital yang beraneka ragam, hampir semuanya hanya berbicara tentang apa (what) dan bagaimana (how) itu digital. Definisi digital sudah ada dari abad 19 saat telegraf yang menggunakan sandi morse dua digit (1 dan 0) pertama kali diciptakan. Komputasi aljabar dengan logika dua digit (TRUE dan FALSE) George Boole menjadi pondasi pembuatan komputer pertama Charles Babbage. Hingga komputasi mikroprosesor saat ini seperti PC dan smartphone pun masih menggunakan prinsip matematika yang sama.

Apa hubungannya dengan konsep digital saat ini? Benar bahwa logika komputasi tersebut telah mengubah peradaban dengan semakin cepat; dan saking cepatnya perubahan, para pemimpin sering mengambil keputusan reaktif dibanding keputusan proaktif, responsif, dan kreatif. Digital adalah keputusan menentukan arah untuk berubah sebagai change maker (1 atau TRUE) atau hanya berubah sebagai follower (0 atau FALSE).

Bila konsep logika berpikir dua digit (1 dan 0, atau TRUE dan FALSE) ini diterapkan dalam konteks kekinian, maka sejatinya setiap pengambilan keputusan adalah keputusan hidup dan mati; untung atau rugi, jangka panjang atau jangka pendek, lestari atau punah, berlanjut atau bangkrut, relevan atau hilang ditelan jaman.

Keputusan perubahan di era digital dimulai dari mindset (pola pikir) digital; mau berubah (1 atau TRUE) atau tidak mau berubah (0 atau FALSE), mau belajar atau tidak mau belajar, gesit atau lambat, kolaboratif atau kompetitif, egosentris atau ekosentris, egosistem atau ekosistem, trust atau distrust, empowerment atau kontrol, dan seterusnya.

Ujung akhir dari digitalisasi adalah bagaimana organisasi mampu menjadi pemberi solusi yang hassle-free (ga bikin repot) bagi customer, dan organisasi seperti ini diisi oleh orang-orang yang kolaboratif, empowered, energized, being trusted, mampu nyaman bahkan senang berada di tengah ketidakpastian, lalu menjadikan ketidakpastian tersebut sebagai peluang untuk terus memimpin di masa depan.

(bersambung)

Jabat erat,
Triaji Prio Pratomo
Dekan Akademi Kepemimpinan
dan Akademi Kapabilitas Masa Depan
BNI Corporate University

Apakah pendapat Anda tentang artikel ini?

Share:


KATEGORI


POST POPULER

Alex Deni : Talent Management Practices

by: Forum Human Capital Indonesia | 07 August 2017

Human Capital 4.0

by: Forum Human Capital Indonesia | 23 October 2018

Antara Digital dan Integritas (Bagian 2 dari 2)

by: Forum Human Capital Indonesia | 15 November 2018

Transforming The Invisibles

by: Forum Human Capital Indonesia | 08 September 2018

BUMN University: Kawah Candradimuka Pemimpin BUMN

by: Forum Human Capital Indonesia | 31 May 2018

Pengembangan Lembaga Sertifikasi Profesi bidang HCM

by: Forum Human Capital Indonesia | 24 October 2018

Systems Thinking (Cognitive Agility series)

by: Forum Human Capital Indonesia | 17 September 2018

Empowerment in Leadership

by: Forum Human Capital Indonesia | 16 August 2018

Produktif atau Efektif

by: Forum Human Capital Indonesia | 06 December 2018

POST TERBARU

THE 3rd INDONESIA HUMAN CAPITAL SUMMIT 2021

by: Forum Human Capital Indonesia | 18 November 2021

Belajar, Bertumbuh, dan Berkontribusi

by: Forum Human Capital Indonesia | 13 October 2020

Training Leader As A Coach

by: Forum Human Capital Indonesia | 19 May 2020

Learn How To Learn - State - 5 of 7

by: Danang Taufik Karunia | 14 November 2019

51 BUMN Gelar Perekrutan Bersama Khusus Putra/Putri Papua

by: Forum Human Capital Indonesia | 07 November 2019

Learn How To Learn - Forget - part 4 of 7

by: Forum Human Capital Indonesia | 06 November 2019

Learn How To Learn - Exercise (part 3 of 7)

by: Forum Human Capital Indonesia | 03 November 2019

Learn How To Learn - Believe (part 2 of 7)

by: Forum Human Capital Indonesia | 01 November 2019