Segitiga Energi: Birokrasi, Industri, dan Akademisi

Posted by: Forum Human Capital Indonesia | 15/11/2018 | Category: Knowledge | 1055 Views | Ratings: 639

Selepas jadi pembicara di Seminar Nasional Indonesia Economic Outlook 2019 yang diselenggarakan Universitas Padjadjaran (UNPAD); kesimpulan dari 4 pembicara yang dimoderasi oleh Teh Tina Talisa bahwa ada tiga faktor utama agar Indonesia mampu bersaing di era Industri 4.0:
1. Sinergi Birokrasi-Industri-Akademisi
2. Organisasi yang gesit (Agile Organization)
3. Modal manusia yang adaptif

1. Sinergi Birokrasi-Industri-Akademisi
Di tahun 2020, Indonesia memiliki 80% millenial, jauh di depan Malaysia, Singapura, dan Thailad. Tetapi Global Talent Competitiveness Indonesia di tahun 2018 ini berada di ranking ke-77. Jauh di belakang tiga negara tadi. Artinya industri akan kekurangan tenaga kerja yang kompatibel dengan tuntutan pasar regional apalagi global, sementara universitas tertinggal dalam mencetak tenaga kerja berkualitas dan berkarakter masa depan. Diperlukan intervensi segera dari birokrasi (KBUMN, KEMNAKER, DIKTI+DIKBUD) untuk memperkecil gap ini salah satunya melalui program internship dengan durasi yang cukup (6 bulan – 1 tahun). Akademisi perlu segera mengubah kurikulumnya dari knowledge education ke knowledge ideation dan character creation. Organisasi perlu segera beralih dari paradigma employment ke employability.

2. Organisasi yang gesit (Agile Organization)
Organisasi adalah mekanisme sekaligus organisme yang diharapkan mampu beradaptasi dengan gesit sesuai tuntutan perubahan sekaligus menjadi wadah pengembangan manusia yang menjawab kebutuhan kontekstual, tidak hanya konseptual. Tiada cara lain bagi organisasi untuk mengubah pola kerja strukturalnya yang lambat dan silo menjadi tim-tim kecil yang dinamis dan lintas fungsi agar memiliki perspektif yang luas sekaligus dalam, serta cepat merespon perubahan sekecil apa pun.

3. Modal manusia yang adaptif
Tak dapat dipungkiri, lulusan universitas kita belum siap untuk langsung bekerja, dan yang sedikit mengkhawatirkan; karakter para lulusannya belum dibekali ilmu adaptasi yang mumpuni, mereka tidak sadar ketika lulus sebagian besar ilmunya sudah kadaluwarsa, konsep yang diajarkan di kelas hanya 10% tersisa di kepala. Mungkin mata kuliah filsafat ilmu mestinya dimulai di strata 1, bukan nanti di strata 3, supaya mereka mampu menghubungkan antar titik pengetahuan yang selalu bergeser dan berkembanh seiring waktu.

Kesimpulan akhir; yang menjadi pondasi adalah pola pikir yang perlu ditanamkan semenjak mereka masih duduk di bangku kuliah, pola pikir untuk merasa nyaman bahkan senang berada di situasi yang penuh ketidakpastian, menggandeng ketidakpastian sebagai sarana belajar, lalu menjadikan ketidakpastian itu menjadi peluang yang mendisrupsi birokrasi, industri, dan akademisi. Sehingga bila mulai terbiasa mendisrupsi diri sendiri, bangsa ini akan mampu menjadi pendisrupsi dunia di masa depan.

Jabat erat,
Triaji Prio Pratomo
Dekan Akademi Kepemimpinan
dan Akademi Kapabilitas Masa Depan
BNI Corporate University

Apakah pendapat Anda tentang artikel ini?

Share:


KATEGORI


POST POPULER

Alex Deni : Talent Management Practices

by: Forum Human Capital Indonesia | 07 August 2017

Human Capital 4.0

by: Forum Human Capital Indonesia | 23 October 2018

Antara Digital dan Integritas (Bagian 2 dari 2)

by: Forum Human Capital Indonesia | 15 November 2018

Transforming The Invisibles

by: Forum Human Capital Indonesia | 08 September 2018

BUMN University: Kawah Candradimuka Pemimpin BUMN

by: Forum Human Capital Indonesia | 31 May 2018

Pengembangan Lembaga Sertifikasi Profesi bidang HCM

by: Forum Human Capital Indonesia | 24 October 2018

Systems Thinking (Cognitive Agility series)

by: Forum Human Capital Indonesia | 17 September 2018

Empowerment in Leadership

by: Forum Human Capital Indonesia | 16 August 2018

Produktif atau Efektif

by: Forum Human Capital Indonesia | 06 December 2018

POST TERBARU

THE 3rd INDONESIA HUMAN CAPITAL SUMMIT 2021

by: Forum Human Capital Indonesia | 18 November 2021

Belajar, Bertumbuh, dan Berkontribusi

by: Forum Human Capital Indonesia | 13 October 2020

Training Leader As A Coach

by: Forum Human Capital Indonesia | 19 May 2020

Learn How To Learn - State - 5 of 7

by: Danang Taufik Karunia | 14 November 2019

51 BUMN Gelar Perekrutan Bersama Khusus Putra/Putri Papua

by: Forum Human Capital Indonesia | 07 November 2019

Learn How To Learn - Forget - part 4 of 7

by: Forum Human Capital Indonesia | 06 November 2019

Learn How To Learn - Exercise (part 3 of 7)

by: Forum Human Capital Indonesia | 03 November 2019

Learn How To Learn - Believe (part 2 of 7)

by: Forum Human Capital Indonesia | 01 November 2019